Refactor
PARADIGMA PROYEK 3 HARI
Refactor
ROS - Robotic Operating System
Dasar kurang pinter ya begini, padahal saya sudah tahu dari beberapa tahun yang lalu.. tapi memang karena kurang mudeng, dan dukungan support hardware yang masih minim, jadi saya tidak memakai ROS.
Konsep dasarnya begini. ROS memberikan istilah Nodes kepada tiap elemennya, bisa wujud hardware atau wujud konseptual. Nah dengan ROS kita dapat mempermudah sistem pemindahan data antar NODES, dengan sistem TOPIC.
Bayangkan TOPIC ini semacam Papan Informasi yang tiap Nodesnya dapat melihat atau menaruh informasi. Bayangin aja Mading jaman SMA.. hehehe..
Misalnya kita membuat robot sederhana menggunakan 4 nodes.

2 Nodes warna biru adalah nodes yang menggunakan hardware. Satu usb camera dan yang satu lagi adalah motor penggerak / servo.
2 Nodes kuning adalah nodes yang konseptual, artinya hanya ada secara konsep. Tidak ada benda fisiknya. Namun kita dapat membuatnya di ROS. Masing masing nodes itu adalah sebuah program yang di buat dengan bahasa pemrogramman cpp atau python.
Nah setelah menentukan nodes, kita dapat menentukan Topik, pengembangannya sbb.
Tiap -tiap nodes terhubung melalui sebuah topik khusus. Nodes Camera mem'publish' Topik Landmark Visual. Isi dari Topik ini adalah data yang ditangkap oleh kamera. Namun data ini berguna bagi nodes visualisasi titik lokasi, nodes ini 'subscribe' ke topik tsb, mengambil datanya.. lalu mengolahnya menjadi data yang berguna untuk menentukan titik kordinat robot sekarang.Nah setelah kita dapat menentukan dimana posisi robot maka node ini akan mempublish ke topik yang berhubungan dengan navigasi. Maka nodes navigasi akan mengambil data tsb untuk diolah menjadi arah navigasi robot mau kemana.
lalu Nodes motor / servo mengambil lagi data olahan tersebut menjadi gerak daripada robot.
Tentunya ini hanya gambaran yang sangat disederhanakan. Inti dari menggunakan ROS ini adalah...
Banyaknya Nodes yang ditulis oleh programmer-programmer lain.
Artinya kolaborasi menjadi penting, dan banyak code yang dapat di pergunakan secara berulang-ulang.
Nodes / fasilitas ROS yang sangat menarik saya meliputi.
- Navigasi / Slam / Vslam / gMapping
- OpenCV (Computer Vision)
- 3D Manipulator (Kalau mau buat robot tangan)
- Debugging tools
- Nodes dapat terdistribusi... artinya Nodes bisa berada di mesin lain yang terkonek secara network.
- SMACH - Logika / prioritas.
- Koneksi ke ARDUINO.. yipeee..
- dan banyak lainnya.. wweeewww....
Setting koneksi GPS Nokia e75 ke backtrack Linux
Refensi dapat di lihat di
hee not bad ..
e75 sama e95 sepertinya sama saja system operasinya.
yang saya agak rubah ialah setting GPS
Positioning.. –> bluetooth off, Assisted GPS on, Integrated GPS on, Network GPS off (ini bikin masalah aja… begitu network di matikan, semua langsung lancar)
Program extGPS nya sih asik.. cuma saya coba oprek2 menggunakan gps2blue untuk di GPS asli saya super spring (murah meriah).. namun masih belum berhasil.
nanti kalo udah bisa saya tulis lagi.. ato mungkin ada yang sudah pernah berhasil?
Memancing Signal - Wardriving
Senen malem, Ini merupakan kegiatan baru, mancing signal di sekitar rumah, belajar dari mengoprek Handphone, PC, Wifi Card, dan antena, akhirnya mencoba mencari tahu berapa signal yang bisa di tangkap dengan jalan-jalan sebentar di luar kompleks rumah.
Kalau di luar istilah ini di sebut wardriving.
ternyata dari jalan-jalan setengah jam (lamaan ngopreknya supaya semua berfungsi dengan normal) Ternyata hasil yang di dapat lumayan banyak.. sekitar 1000 an jaringan.
kalau lihat petanya lumayan rame deh titik-titiknya.
Program yg di pakai adalah kismet (backtrack release R2), GPS melalui handphone nokia e75 (via bluetooth)
klik di sini untuk melihat cara settingnya.
ini hasil wardrive kismet di convert dengan utility netxml2kml.py (dapat di sini)
WPA vs WEP + None encrypted = 50 : 50!!
kelihatannya areal perumahan masih banyak yang mempergunakan WEP, moga-moga mereka masih menerapkan layer ke 2 dari security, karena WEP mudah sekali di crack. Coba lihat besok-besok mancing di sektor pemerintahan dan bisnis.
QR Code akan menggantikan barcode?
di posting lain, saya pernah cerita tentang innovasi design yang popular, hal yang biasa saja di coba di kemas dalam bentuk yang lebih menarik. Barcode adalah kebutuhan dari produsen dan bisnis, keperluannya ialah untuk memudahkan proses inventarisasi.
Garis-garis yang tercetak dapat di terjemahkan menjadi format angka. Setiap grup angka melambangkan kode dari sebuah barang. Anda pasti sering lihat proses ini di kebanyakan kasir supermarket.
Desain diatas merupakan modifikasian dari barcode yang standard, di buat lebih menarik.
QR Code merupakan alternatif terbaru dalam menampilkan sebuah data. Data yang di masukkan lebih flexibel, artinya text dan symbol juga bisa masuk. Banyak perusahaan besar mulai mencoba mengimplementasikannya dalam bisnis.
Anda harus mempunyai blackberry untuk membaca kode gambar diatas :)
Enggak juga… :) handphone yang bisa menjalankan QR-reader pasti bisa juga membacanya. Yang jelas harus HP yang mempunyai kamera dan bisa menjalankan aplikasi tambahan.
Mungkin dalam beberapa tahun mendatang bisa di implementasikan perbedaan warna, dan mungkin STEGANOS!
Lihatlah contoh-contoh di bawah ini mungkin nanti bisa terinspirasi.
Lihat juga http://2d-code.co.uk/ karena mereka juga mengembangkan teknologi ini.
Review Super Spring GPS.
Gadget yang menarik saya di tahun ini adalah GPS, sistem elektronik untuk navigasi.
Ini di sebabkan karena saya punya hoby travelling.
Jalan-jalan ke luar kota sangat menyenangkan kalau nggak ada target yang di kejar.
Membaca peta punya seni tersendiri untuk mengaplikasikannya. Terutama kalau kita ada di dalam mobil.
Alat ini sangat membantu kita menentukan posisi kita sekarang.
Pada pameran Indocomtech 2009 saya menemukan toko yang menjual GPS Super Spring ini.
Ini adalah GPS 'made in china' waktu penutupan saya dapatkan dgn harga 1.1 juta. Nggak terlampau murah.. tapi juga gak mahal di banding GPS yang ber'merek'.
Setelah mengoprek2 ternyata base dari GPS ini adalah WinCE, jadi membuat saya lebih bersemangat untuk memodif produk ini lebih ke keperluan saya.
GPS ini di bundling dengan software GPS IGO AMIGO, yang menurut saya sangat user friendly buat orang yang non technical.
Apa maksud saya? Software ini gampang banget di operasikannya. Menunya jelas, mencari Point of Interest itu jg gampang. Dan asiknya softwarenya sudah di bundle dengan 'bahasa Indonesia'. Jadi penuntun arahnya akan mengatakan.. 'belok kiri dalam 200 meter', 'belok kanan' dsb.
Belum lama juga saya menemukan web http://www.navigasi.net. Ini website yang sangat bagus untuk mempromosikan kekayaan parawisata Indonesia. Nggak rugi punya GPS trus bergabung dengan komunitas ini.
Web inilah yang menolong saya untuk mendapatkan gambaran yang jelas terhadap bermacam-macam merek GPS yang beredar di pasaran.
Di Navigasi.net ada peta yang di kompilasi oleh rekan-rekan yang sangat baik. Bisa di download secara gratis namun harus menggunakan software yang berbasis Garmin.
Sedikit Hack dari engko yang jual GPS, dia kopikan saya software Garmin XT. Tinggal copy ke SD card yang sudah dalam Packetnya dan ganti Launch programnya ke folder Garmin.
Langsung Jalan. (ini illegal kalau kopian tanpa lisensi)
Saya sudah berhasil juga ganti launcher awalnya dengan Pocket Mio 3.3 tapi saya tidak suka performancenya. Dengan aplikasi Pocket Mio.
GPS ini bisa terlihat seperti PDA. Keren banget.
Dan ada banyak aplikasi tambahan yang sebenarnya berguna.
Default dari GPS ini sudah build in.
MP3 Player.
Picture Viewer
Video In.
Player Video
Ada Games!!
Boleh juga di pertimbangkan untuk penunjuk arah anda.
Follow up Autoresponder
Pilih-pilih autoresponder yang bisa menjawab automatis namun mempunyai cita rasa tinggi ternyata tidak mudah.
Autoresponder di gunakan untuk membuat daftar email yang bisa di atur waktu pengirimannya.
Namun akhirnya saya menemukan: http://infinite.ibasics.biz/
Ternyata cukup ampuh untuk keperluan saya.
Dengan ini saya bisa membuat tiga kategori daftar email saya
- Prospek
- Berita
- Kursus
Masing masing daftar dapat diatur frekuensi pengirimannya.
Setup di hosting agak rumit karena path dan manual yang minim. Namun secara keseluruhan saya cukup puas.
Mau di bantu Set-up Autoresponder? Hubungi saya saja.
Remote Control PC - menggunakan Infrared
Setelah mengulik di laptop, hacking infrared IRDA port yang di rubah menjadi Serial pada tulisan saya di sini. Saya merasakan ada keterbatasan pada hack ini. Remote Control harus benar-benar di arahkan ke arah laptop. Dan faktor ini sangat mempengaruhi kenyamanan.
Kalau kita lagi santai biasanya susah mengarahkan remote kearah laptop karena posisi kita sudah tertentu. Faktor arah dari remote seharusnya mempunyai toleransi terhadap posisi kita.
Signal harus datang dari arah depan laptop, kalau agak menyamping pembacaan dari signal agak kurang tepat.
Nah di tulisan ini saya coba uraikan tentang pembuatan remote receiver. Saya coba browsing di toko-toko, hardware infrared untuk PC menggunakan USB, harganya cukup mahal bisa sampai 300an ribu. (Beserta remotenya). Akhirnya saya memutuskan untuk membeli SPC INFRARED Transceiver, modul elektronik yang dapat menerima dan mengirim signal dari Innovative Electronics. Harganya tidak terlampau murah, 85 ribu rupiah. Tadinya masih mau membuat rangkaian sendiri. sebenarnya tidak susah.. kalau mau merakit sendiri mungkin harga receivernya saja bisa di buat sekitar 20 ribuan.
Yah karena mungkin bisa di pakai untuk aplikasi robotika saya juga. Jadi saya beli aja modul SPC itu.
SPC Infrared ini di hubungkan melalui serial port pada pc kita menggunakan kabel yang sudah di sediakan. Catu dayanya saya ambil dari sisa usb port, menggunakan bekas kabel mouse yang rusak.
Set jumper untuk menggunakan antarmuka RS323.
Karena saya menggunakan remote bekas TV saya dulu (bermerek Philips). Set jumper di SPC ke Philips data.
Modul ini efisien apa bila anda menggunakan remote control yang compatibel dengan merek PHILIPS, PANASONIC atau SONY.
Apabila anda menggunakan remote lain, sebenarnya bisa juga tapi anda harus lebih pandai mengolah raw data dari remote tersebut.
Apabila anda menggunakan remote yang tadi saya sebut. Semuanya jauh lebih mudah karena modul SPC nya sudah mengolah data remotenya. Jadi port serial sudah menerima data yang sudah di 'parse'.
Set Comport #1 baud rate 9600 dan sisanya ikutin di sini.
Download Serial Watcher untuk melihat apakah ada signal yang tertangkap oleh modul SPC
Nah lalu install program untuk mengatur PC. Anda bisa pakai WINLIRC (harus di learn dulu tiap-tiap tombilnya).
Atau pake shareware UICE, PCREMOTECONTROL, GIRDER. Semuanya bisa di pakai tapi semuanya harus di program dulu agar dapat sesuai dengan keinginan kita.
Tiap software tersebut ada kekurangan dan kelebihannya. Saya suka UICE karena ada fasilitas OSD nya. (On Screen Display). Jadi saya dapat membuat Menu-menu untuk memilih aplikasi apa yang mau saya kontrol.
Anda dapat mengontrol Winamp, windows media player, ataupun program lainnya menggunakan remote biasa yang sudah tersedia di rumah anda.
Happy Hacking!.
Rubah format dokumen anda
Convert document?.. anda ada masalah dengan file yang anda terima? Saya pernah mengalaminya.
Kemarin saya menerima kiriman dokumen ber-extention .XLSX
Bagi yang belum tahu, format itu adalah milik Microsoft Excel 2007.
Bagaimana bukanya kalau kita hanya punya Excel 2003?
rubah extentionnya dengan rename, tetap saja tidak bisa.
Satu-satunya jalan harus di convert dengan program lain.
Zamzar.com jadi penolong saya. bisa akses internet.. upload file lalu file dikirim melalui email.
Fasilitas ini 'masih gratis' .. Belum tentu nanti tetap gratis. Nikmati aja dulu fasilitas yang di berikan.
Lumayan bisa convert untuk jenis file-file sbb:
Document formats
Image formats
Music formats
Video formats
Compressed formats
CAD formats
Sinergi Synergy beberapa monitor
Kadang kita merasa tidak cukup bekerja dengan satu komputer, kadang-kadang sewaktu saya memrogram sesuatu, saya membutuhkan browser untuk membaca sesuatu, entah itu text referensi, ataupun manual guide. Bolak balik antara IDE (integrated development environnement) ke browser membuat mata menjadi cepat letih dan bosan rasanya untuk setiap kali pindah-pindah aplikasi dengan satu layar, dan akhirnya membuat produktivitas menurun. Akhirnya saya memutuskan untuk bekerja di dua komputer. Yang satu buka browser dan segala tools komunikasi (seperti yahoo messanger, voip rakyat, dll) dan satu komputer lagi untuk programming.
Tentunya memiliki dua mouse dan dua keyboard di atas meja membuat tempat bekerja menjadi sempit. Saya berfikir untuk membeli sebuah KVM switch, alat itu di desain agar kita bisa menggunakan 1 keyboard, 1 mouse untuk dua PC atau sampai dengan 4 PC. Tapi sebelum saya membelinya saya ngobrol-ngobrol dulu sama oom Google.
Si oom mereferensi kan ke url berikut ini. Saya baca-baca dan teliti dulu sebelum mendownload programnya.Nama programnya 'Synergy2'. Ternyata memang benar open-source, dan yang menggunakannya tidak di perlukan membayar. Karena menggunakan teknologi IP untuk koneksinya, saya berfikir pasti akan berasa patah-patah seluruh gerakannya. Tapi setelah mencobanya, ternyata tidak separah yang saya bayangkan, dan saya merasa cukup puas untuk perpindahan mouse dari satu layar ke layar sebelahnya. Maanfaatnya banyak sekali. Tempat bekerja kita jadi lebih luas dan produktivitas semakin baik. Apabila anda bekerja dengan dua pc atau lebih, cobain dulu deh yang satu ini. Tetapi semua ini tidak akan bisa apabila anda tidak memiliki jaringan yang menghubungkan komputer anda.
