QR Code akan menggantikan barcode?

creativeBarcodes[3]

di posting lain, saya pernah cerita tentang innovasi design yang popular, hal yang biasa saja di coba di kemas dalam bentuk yang lebih menarik. Barcode adalah kebutuhan dari produsen dan bisnis, keperluannya ialah untuk memudahkan proses inventarisasi.

Garis-garis yang tercetak dapat di terjemahkan menjadi format angka. Setiap grup angka  melambangkan kode dari sebuah barang. Anda pasti sering lihat proses ini di kebanyakan kasir supermarket.

Desain diatas merupakan modifikasian dari barcode yang standard, di buat lebih menarik.

QR Code merupakan alternatif terbaru dalam menampilkan sebuah data. Data yang di masukkan lebih flexibel, artinya text dan symbol juga bisa masuk. Banyak perusahaan besar mulai mencoba mengimplementasikannya dalam bisnis.

qrcode-1
Anda harus mempunyai blackberry untuk membaca kode gambar diatas :)

Enggak juga… :) handphone yang bisa menjalankan QR-reader pasti bisa juga membacanya. Yang jelas harus HP yang mempunyai kamera dan bisa menjalankan aplikasi tambahan.

Mungkin dalam beberapa tahun mendatang bisa di implementasikan perbedaan warna, dan mungkin STEGANOS!

Lihatlah contoh-contoh di bawah ini mungkin nanti bisa terinspirasi.

QRcode-sample465

Lihat juga http://2d-code.co.uk/ karena mereka juga mengembangkan teknologi ini.

Review Super Spring GPS.

GPS-2Gadget yang menarik saya di tahun ini adalah GPS, sistem  elektronik untuk navigasi.
Ini di sebabkan karena saya punya hoby travelling.
Jalan-jalan ke luar kota sangat menyenangkan kalau nggak ada target yang di kejar.
Membaca peta punya seni tersendiri untuk mengaplikasikannya. Terutama kalau kita ada di dalam mobil.
Alat ini sangat membantu kita menentukan posisi kita sekarang.
Pada pameran Indocomtech 2009 saya menemukan toko yang menjual GPS Super Spring ini.


GPS-1 Ini adalah GPS 'made in china' waktu penutupan saya dapatkan dgn harga 1.1 juta. Nggak terlampau murah.. tapi juga gak mahal di banding GPS yang ber'merek'.


Setelah mengoprek2 ternyata base dari GPS ini adalah WinCE, jadi membuat saya lebih bersemangat untuk memodif produk ini lebih ke keperluan saya.


GPS ini di bundling dengan software GPS IGO AMIGO, yang menurut saya sangat user friendly buat orang yang non technical.

GPS-3 Apa maksud saya? Software ini gampang banget di operasikannya. Menunya jelas, mencari Point of Interest itu jg gampang. Dan asiknya softwarenya sudah di bundle dengan 'bahasa Indonesia'. Jadi penuntun arahnya akan mengatakan.. 'belok kiri dalam 200 meter', 'belok kanan' dsb.

Belum lama juga saya menemukan web http://www.navigasi.net. Ini website yang sangat bagus untuk mempromosikan kekayaan parawisata Indonesia. Nggak rugi punya GPS trus bergabung dengan komunitas ini.

Web inilah yang menolong saya untuk mendapatkan gambaran yang jelas terhadap bermacam-macam merek GPS yang beredar di pasaran.

Di Navigasi.net ada peta yang di kompilasi oleh rekan-rekan yang sangat baik. Bisa di download secara gratis namun harus menggunakan software yang berbasis Garmin.

Sedikit Hack dari engko yang jual GPS, dia kopikan saya software Garmin XT. Tinggal copy ke SD card yang sudah dalam Packetnya dan ganti Launch programnya ke folder Garmin.

Langsung Jalan. (ini illegal kalau kopian tanpa lisensi)

Saya sudah berhasil juga ganti launcher awalnya dengan Pocket Mio 3.3 tapi saya tidak suka performancenya. Dengan aplikasi Pocket Mio.

GPS ini bisa terlihat seperti PDA. Keren banget.
Dan ada banyak aplikasi tambahan yang sebenarnya berguna.
Default dari GPS ini sudah build in.

MP3 Player.
Picture Viewer
Video In.
Player Video
Ada Games!!

Boleh juga di pertimbangkan untuk penunjuk arah anda.

Web shopping cart – berapa step ya?

Buy Online Bar - Website Shopping Cart Pada umumnya, pengguna internet di Indonesia termasuk banyak yang Gatek (gagap teknologi), belanja pake konsep shopping cart adalah sesuatu yang rumit buat mereka. Banyak para marketer internet menggunakan system Opt-in untuk webpage mereka.

Shopping cart harus di kemas se-simple mungkin, salah satu pemikiran saya, harus 1 step checkout process. Namun belajar sana sini tentang optimize website. Pendapat Ryan deiss agak berbeda tapi asik juga. Dia bikin 2 step.

Stepnya.

1. ambil nama dan email.
2. satu step untuk sisanya (alamat pengiriman, alamat bill, dll.+ konfirmasi)

Kadang pembeli berubah pikiran di bagian terakhir (kalau sudah di tambah ongkos kirim). Nah setidaknya disini kita sudah punya alamat email dan nama. (Untuk follow up)

Di sini kayaknya sistem belanja via chat (yahoo) atau via email masih yang lebih mudah di gunakan.

Pokoknya buatlah sesederhana mungkin untuk pengunjung, agar merasa nyaman dalam berbelanja secara online.

 

Wassalam,
Irza Pulungan

Jualan di web - Simplicity

Sudah setahun web GN ini berdiri, dan cukup menarik banyak pengunjung. Sekarang saatnya upgrade!, saya teringat ucapan beberapa pakar internet marketing… “kamu mau buat web yang indah atau yang bisa menjual?”

2 hal yang berbeda!…

Kehebatan internet adalah aksesibilitas, setiap orang bisa mengunjungi. Tapi di situ juga kelemahannya.. masing-masing orang yang datang punya persepsi yang berbeda-beda tentang bagaimana menggunakan interface dari web yang di kunjungi.

Para internet marketer sepakat untuk membuang seluruh hal-hal yang tidak di perlukan dalam proses jual-beli, semua harus di ringkas menjadi 4 langkah dasar.

OPT-in  -> Sales Letter –> Order page –> Thank You page.

Opt-in adalah bagian daripada pengunjung datang. Biasanya mereka hanya memasukkan email address dan nama lengkapnya.

Bagian ini juga harus ringkas. dari 3 field (First Name, Last Name, email) di potong menjadi 2 (Nama lengkap, email)

Sales letter, rumus umumnya adalah:
makin panjang makin baik! (perhatikan psychology trigger di setiap bagian), kita tidak tahu bagian yg mana yang cocok dengan situasi pembaca. Jangan lupa memasukkan unsur ‘CALL TO ACTION’, para internet marketer paham betul apa artinya.

makin panjang bukan berarti harus ngecap.. yang enggak betul ikut di tulis. Sebaiknya rumus simple tetap di pergunakan, jangan gunakan paragraf yang panjang.

Nah call to action harus ada yang bisa di gunakan (klik) oleh pengunjung.

Menyuruh orangnya untuk bertindak. misalnya: BELI SEKARANG, KLIK DISINI, bla bla..

Jadi panduan umum sales letter adalah menerangkan sekaligus menyuruh bertindak dan akhirnya masuk ke bagian order page. Pada halaman ini semua hal-hal yang bersifat mengalihkan pandangan ke tempat lain seharusnya di hilangkan. Grafik / image kalau tidak mendukung proses penjualan… buang!

disinilah yang membedakan antara web indah dengan jualan. Seluruh elemen design harus menunjang, kalau tidak berarti salah designernya! bukan salah pengunjung kalo makin bingung.

Order page – pengguna harus bisa di edit dan di sesuaikan dengan kebutuhan, setelah berpengalaman menggunakan cms-cms yang ada. proses order page yang cocok dengan saya belum ada. biasanya harus menggunakan 2 s/d 4 step, memodifikasi cms belum ada waktu. Order page harus 1 step!!.. ini konsep yang harus di pegang. Gunakan teknologi yang mulai berkembang.. web 2.0 / ajax. Jangan ganti2 formnya, nanti pengunjung bingung.

Thank you page – Biasanya berisikan kata-kata terima kasih kepada pengunjung, setelah proses order bisa di manfaatkan untuk menawarkan referal ke tempat lain ataupun sales lain.

Sekarang saatnya coding dari awal, menyusun kembali konten dan memperbaiki interface. semoga bermanfaat.

Wassalam.
Irza Pulungan

Follow up Autoresponder

Pilih-pilih autoresponder yang bisa menjawab automatis namun mempunyai cita rasa tinggi ternyata tidak mudah.

Autoresponder di gunakan untuk membuat daftar email yang bisa di atur waktu pengirimannya.

Namun akhirnya saya menemukan: http://infinite.ibasics.biz/

Ternyata cukup ampuh untuk keperluan saya.

Dengan ini saya bisa membuat tiga kategori daftar email saya

  • Prospek
  • Berita
  • Kursus

Masing masing daftar dapat diatur frekuensi pengirimannya.

Setup di hosting agak rumit karena path dan manual yang minim. Namun secara keseluruhan saya cukup puas.

Mau di bantu Set-up Autoresponder? Hubungi saya saja.

Hello dari Flock.

Mozilla baru saja dapat forkingnya: Flock. (www.flock.com)
Bagi fans mozilla.. sepertinya bisa evaluasi produk ini.

Web browser ini memfokuskan dirinya sebagai web browser untuk sosial networking. Ini cocok dengan kebiasaan saya selama ini. Browsing, Blogging, Rss, Media sharing, dll..

Fiturnya: connect ke berbagai website. mulai dari facebook, twitter, rss reader (ini yang saya tunggu) , website picture sharing seperti flickr, dan media lainnya.
Semuanya di tampilkan dalam satu interface yang padat namun cukup informatif.

Asal kita sedikit sabar mengatur konfigurasinya, sepertinya akan banyak manfaatnya.
Post ini di tulis dari blogger editor yang tersedia di interface flock.

Di sidebarnya kita dapat melihat semua status dari teman-teman kita. Ini fitur bagus, namun sayangnya kita tidak bisa memilih siapa saja yang ingin di tampilkan.

Bagian media nya juga bagus, photo-photo dari teman-teman kita langsung keliatan di bagian atas webbrowser sehingga nggak perlu pindah-pindah halaman dulu.

Update status juga bisa tersinkron. Apabila kita telah posting blog. bisa langsung di post ke twitter, facebook dll.

fitur yang menarik buat facebook-ers ialah bagian chat dan notification sudah 'keluar' dari windows facebooknya. Ini buat yang hobby chatting sangat menarik karena jendela chatnya tidak hilang walaupun kita ke pindah halaman lain di luar facebook.

Bagian yang saya suka juga ialah bagian webclipboard. Seperti clipboard windows biasa, namun langsung di sidebar dari browser, sehingga kita bisa cut and paste informasi2 sebelum mulai bloggin'.

12 Mb download cukup-lah untuk fitur semenarik diatas. Walaupun belum resmi menjadi program portable, sepertinya asik banget kalau bisa setting tsb jadi portable application.
Apalagi kalau fitur pengaturan memorynya seperti Google Chrome. huu banyak maunya. Udah bagus masih gratis.

Remote Control PC - menggunakan Infrared

Setelah mengulik di laptop, hacking infrared IRDA port yang di rubah menjadi Serial pada tulisan saya di sini. Saya merasakan ada keterbatasan pada hack ini. Remote Control harus benar-benar di arahkan ke arah laptop. Dan faktor ini sangat mempengaruhi kenyamanan.

Kalau kita lagi santai biasanya susah mengarahkan remote kearah laptop karena posisi kita sudah tertentu. Faktor arah dari remote seharusnya mempunyai toleransi terhadap posisi kita.

Signal harus datang dari arah depan laptop, kalau agak menyamping pembacaan dari signal agak kurang tepat.

Nah di tulisan ini saya coba uraikan tentang pembuatan remote receiver. Saya coba browsing di toko-toko, hardware infrared untuk PC menggunakan USB, harganya cukup mahal bisa sampai 300an ribu. (Beserta remotenya). Akhirnya saya memutuskan untuk membeli SPC INFRARED Transceiver, modul elektronik yang dapat menerima dan mengirim signal dari Innovative Electronics. Harganya tidak terlampau murah, 85 ribu rupiah. Tadinya masih mau membuat rangkaian sendiri. sebenarnya tidak susah.. kalau mau merakit sendiri mungkin harga receivernya saja bisa di buat sekitar 20 ribuan.

Yah karena mungkin bisa di pakai untuk aplikasi robotika saya juga. Jadi saya beli aja modul SPC itu.

SPC Infrared ini di hubungkan melalui serial port pada pc kita menggunakan kabel yang sudah di sediakan. Catu dayanya saya ambil dari sisa usb port, menggunakan bekas kabel mouse yang rusak.

Set jumper untuk menggunakan antarmuka RS323.

Karena saya menggunakan remote bekas TV saya dulu (bermerek Philips). Set jumper di SPC ke Philips data.

Modul ini efisien apa bila anda menggunakan remote control yang compatibel dengan merek PHILIPS, PANASONIC atau SONY.

Apabila anda menggunakan remote lain, sebenarnya bisa juga tapi anda harus lebih pandai mengolah raw data dari remote tersebut.

Apabila anda menggunakan remote yang tadi saya sebut. Semuanya jauh lebih mudah karena modul SPC nya sudah mengolah data remotenya. Jadi port serial sudah menerima data yang sudah di 'parse'.

 

Set Comport #1 baud rate 9600 dan sisanya ikutin di sini.

04-08-2009 18-55-45

Download Serial Watcher untuk melihat apakah ada signal yang tertangkap oleh modul SPC

04-08-2009 18-59-56

 

Nah lalu install program untuk mengatur PC. Anda bisa pakai WINLIRC (harus di learn dulu tiap-tiap tombilnya).

Atau pake shareware UICE, PCREMOTECONTROL, GIRDER. Semuanya bisa di pakai tapi semuanya harus di program dulu agar dapat sesuai dengan keinginan kita.

Tiap software tersebut ada kekurangan dan kelebihannya. Saya suka UICE karena ada fasilitas OSD nya. (On Screen Display). Jadi saya dapat membuat Menu-menu untuk memilih aplikasi apa yang mau saya kontrol.

Anda dapat mengontrol Winamp, windows media player, ataupun program lainnya menggunakan remote biasa yang sudah tersedia di rumah anda.

Happy Hacking!.